Senin, 11 Oktober 2021

Peragaan busana Gantari di Prambanan untuk memperingati Hari Batik Nasional



antarafoto peragaan batik candi prambanan 091021 hnd 4 1 - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – LAKON Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) dan Badan Otorita Borobudur menggelar peragaan busana “Gantari: The Final Journey to Java” di Candi Prambanan, Sleman , DI Yogyakarta, Sabtu (9/9). 10) dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

Pendiri LAKON Indonesia, Thresia Mareta menjelaskan bahwa Gantari merupakan sebuah perjalanan untuk menggali dan menyempurnakan kisah LAKON Indonesia dalam mengeksplorasi budaya, tradisi dan mempertahankan prinsip-prinsip dasar yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Acara ini diadakan secara hybrid dengan audiens yang terbatas. Fashion show batik menghadirkan 150 koleksi busana ready-to-wear yang dipamerkan oleh 100 model dan mengangkat kekayaan kain kerajinan tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan serat alam yang cocok untuk iklim tropis.

“Semua kain ini merupakan hasil kerjasama Satupos LAKON Indonesia dengan pengrajin di wilayah Jawa yang saat ini berada di tahun kedua,” kata Thresia, dikutip dari siaran resmi, Minggu.

Ia juga menggandeng pengrajin, perajin, seniman hingga instansi pemerintah yang diharapkan dapat membantu pengrajin dan UMKM di industri fashion untuk bergerak di masa pandemi.

“Kami juga ingin menyampaikan semangat bahwa pandemi ini tidak melemahkan, tetapi menyatukan kita untuk dapat bergerak bersama dalam melakukan reformasi yang akan terus memperkuat Indonesia,” kata Thresia.

Dikatakannya, melalui pertunjukan ini LAKON Indonesia juga ingin memberikan penghormatan kepada perempuan yang memiliki peran penting dalam pewarisan nilai budaya dan etika. Serta seniman tradisional yang telah setia mengabdikan diri pada dunia seni yang mereka cintai.

Ia berkolaborasi dengan pengrajin batik di 12 wilayah pulau Jawa dan melibatkan 1000 pelaku ekonomi kreatif sebagai upaya menghidupkan kembali industri kreatif.

“Saya sangat mengapresiasi Gantari yang kita selenggarakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat di pelataran Candi Prambanan yang merupakan salah satu ikon destinasi tersebut,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Ajang ini melibatkan lebih dari 1.000 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor sehingga dapat menghidupkan kembali industri kreatif di masa pandemi, serta turut mendorong pelestarian budaya khususnya tekstil Indonesia yang telah berhasil diwujudkan dalam berbagai bentuk.

“Dulu kalau dilihat dari banyak subsektor yang terlibat, mulai dari fotografer, videografer, musik, desain, fashion, arsitek, dan lain-lain. Dan kalau dilihat bambu-bambu ini (dekorasi acara) tidak dibuang tapi diberikan. ke warga sekitar. Jadi ada sisi keberlanjutan juga dijaga,” kata Sandiaga.

“Semoga dengan suksesnya event fashion ini dapat membuka pergerakan ekonomi dan seiring dengan turunnya level PPKM maka akan terbuka pula lapangan pekerjaan,” pungkas Sandiaga.

Baca juga: Putu Ayu Saraswati: Semua Orang Bisa Jadi “Influencer” Produk Lokal

Baca juga: Sebelas Daerah di Indonesia Inspirasi Motif Gamis Batik

Baca juga: Serap 200.000 Tenaga Kerja, Ekspor Batik tembus 533 juta dollar AS

Reporter: Nanien Yuniar
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Peragaan busana Gantari di Prambanan untuk memperingati Hari Batik Nasional

dari SatuPos.com



source https://www.satupos.com/lifestyle/peragaan-busana-gantari-di-prambanan-untuk-memperingati-hari-batik-nasional/

0 komentar:

Posting Komentar

Dilarang Spam Ya

 

Statistic

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Google Find us on Google+

Pengikut

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India