Senin, 11 Oktober 2021

Pasar Modal Indonesia Bukukan 1 Juta Saham Baru SID Per Agustus 2021


WhatsApp Image 2021 09 04 at 13.17.14 - SatuPos.com

JAKARTA – Sepanjang tahun 2021 telah tercipta satu juta investor saham baru, sehingga per 31 Agustus 2021 jumlah single investor identification (SID) saham telah mencapai 2.697.832 saham. Pencapaian ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah dan merupakan penghargaan atas 44 Tahun Pengaktifan Kembali Pasar Modal Indonesia.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi mengatakan, pencapaian rekor tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di Pasar Modal Indonesia. Jumlah investor saham baru meningkat pesat hanya dalam delapan bulan di tahun ini, hampir dua kali lipat dari pencapaian sebelumnya di tahun 2020 yang sebesar 590.658 SID baru.

Optimalisasi digital yang dimulai pada 2019 dan dimaksimalkan pada 2020, yang kemudian dilanjutkan dengan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pasar modal, menjadi kekuatan pengembangan investor pada 2021 dan menjadi alasan utama pesatnya peningkatan jumlah investor baru. investor tahun ini. ,” dia berkata.

Pencapaian ini juga diraih seiring dengan terciptanya rekor baru pertumbuhan SID Pasar Modal. Jumlah investor baru Pasar Modal per 31 Agustus 2021 mencapai 2.219.712, meningkat hampir 2 kali lipat dari pencapaian tahun lalu, sehingga total investor pasar modal menjadi 6.100.525 investor.

Menurut Inarno, fokus Self Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan percepatan digital Transformasi di tahun 2019 dan 2020, telah memberikan dampak positif atas terciptanya milestone baru pencapaian Pasar Modal Indonesia ini.

“Pencapaian ini sejalan dengan arahan yang disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen akhir tahun lalu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hoesen menyampaikan bahwa BEI bersama seluruh pemangku kepentingan di Pasar Modal Indonesia perlu melanjutkan pembangunan pasar modal yang berkelanjutan melalui inovasi visioner dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sejalan dengan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia.

Hoesen melanjutkan, pengembangan tersebut dapat diimplementasikan dalam berbagai fitur dan layanan ‘trading engine’ BEI, media investor interface yaitu aplikasi perdagangan online milik Anggota Bursa, serta edukasi secara masif melalui media sosial, media sosial influencer, komunitas, dan kelas sekolah. Pasar Modal (SPM) dilakukan secara online.

“Terbukti stabilitas dan kekuatan Pasar Modal Indonesia hanya dapat terwujud jika investor domestik khususnya ritel bangkit menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yang tercermin dari berbagai data pencapaian di Pasar Modal Indonesia,” kata Hoesen. .

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menambahkan, berkat masifnya kegiatan edukasi yang dilakukan BEI bersama seluruh pemangku kepentingan Pasar Modal Indonesia, berbagai prestasi signifikan telah diraih. Beberapa rekor yang dicapai selama setahun terakhir Satupos lain peningkatan jumlah SID saham dan SID pasar modal, peningkatan jumlah investor yang aktif bertransaksi, peningkatan aktivitas investor ritel domestik dari segi frekuensi dan nilai transaksi, dan bahkan kepemilikan saham tahun ini yang semakin didominasi oleh investor domestik.

Peningkatan jumlah investor baru juga diikuti dengan peningkatan aktivitas investor. Seluruh indikator hingga Agustus 2021 menunjukkan aktivitas investor meningkat, Satupos lain rata-rata investor aktif per hari yang meningkat dua kali lipat menjadi 198.858 dari 94.704 SID, dan rata-rata investor aktif per bulan juga meningkat 2,2 kali menjadi 641.442 dari 293.886. SID.

Dengan penetrasi digital, sebaran investor juga semakin merata dan lambat laun tidak lagi terkonsentrasi di pulau Jawa. Data Juli 2021 menunjukkan konsentrasi investor di Pulau Jawa turun menjadi 69 persen dari 3 tahun sebelumnya atau 2018 yang sebesar 74 persen. Komposisi investor juga semakin bergerak ke usia muda, karena sekitar 80% investor di pasar modal adalah generasi milenial dan z.

*Proses Berkelanjutan Bukan Kebetulan

Menurut Hasan Fawzi, berbagai pencapaian tersebut bukanlah suatu kebetulan. Berbagai langkah berkesinambungan yang dirintis beberapa tahun lalu secara konsisten memberikan kontribusi yang besar terhadap hasil setiap tahun hingga saat ini. Salah satunya adalah semakin masifnya kegiatan edukasi yang merupakan kerjasama Satupos SRO dan OJK dengan pemangku kepentingan edukasi pasar modal di seluruh Indonesia setiap tahunnya.

“Adaptasi format edukasi digital juga dilakukan secara cepat sebagai respon terhadap kondisi pandemi sekaligus sebagai upaya melindungi investor,” kata Hasan.

Pada tahun 2020 tercatat 8.997 kegiatan pendidikan. Sepanjang tahun ini, per Juli 2021 telah dilakukan 3.991 kegiatan literasi, inklusi, aktivasi, dan pendalaman pasar modal dalam kelas tatap muka dan online dengan total peserta 600.622 orang.

Selain itu, hingga Agustus 2021, 22 Perusahaan Anggota Bursa telah melaksanakan program penyederhanaan pembukaan rekening efek, program yang digagas oleh OJK, SRO dengan pemangku kepentingan Pasar Modal Indonesia sejak 2018 dan diluncurkan pada tahun berikutnya, pada 2019.

Hasan Fawzi menambahkan, jumlah kerjasama untuk pendirian Galeri Investasi BEI (GI BEI) juga tumbuh signifikan. Sampai dengan Agustus 2021, terdapat 537 IG BEI dengan 501 di antaranya merupakan kerjasama dengan universitas dan 36 lainnya dari non-perguruan tinggi.

“Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, pada 12 Maret 2021 diluncurkan konsep baru Galeri Investasi Edukasi BEI dan Galeri Investasi Digital BEI,” tambah Hasan.

Implementasi transformasi digital untuk berbagai kegiatan pendidikan bahkan sudah dilakukan sebelum pandemi, seperti penyelenggaraan LIVE Public Expose 2019, Instagram LIVE WIB seri WITA WIT Indonesia Time to Invest, dan rangkaian seminar online (webinar). Kegiatan edukasi ini juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan jumlah investor domestik.

Berbagai inisiatif tersebut memberikan optimisme bahwa angka pencapaian tersebut akan terus tumbuh.

“Kami juga menyadari bahwa tantangan ke depan adalah membantu investor baru dengan edukasi pasar modal yang memadai untuk memulai perjalanan investasinya dan sebagai bentuk perlindungan investor,” kata Hasan.

Bentuk perlindungan investor juga dilakukan oleh regulator melalui fasilitas AKSES (Acuan Kepemilikan Surat Berharga). Fasilitas ini diluncurkan oleh KSEI pada tahun 2009 sehingga investor pasar modal dapat memantau langsung portofolio investasinya yang tercatat di KSEI. Selain itu, fasilitas AKSES adalah platform digital, sehingga dengan satu klik, investor dapat memantau seluruh portofolio investasinya di mana saja dan kapan saja.(zav)



Terimakasih sudah membaca artikel Pasar Modal Indonesia Bukukan 1 Juta Saham Baru SID Per Agustus 2021

dari SatuPos.com



source https://www.satupos.com/bisnis/pasar-modal-indonesia-bukukan-1-juta-saham-baru-sid-per-agustus-2021/

0 komentar:

Posting Komentar

Dilarang Spam Ya

 

Statistic

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Google Find us on Google+

Pengikut

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India