Senin, 11 Oktober 2021

Halfeti, kota yang telah tenggelam dan kembali ke permukaan


Halfeti, Sanliurfa, Turki (Satupos) – Saat mengunjungi provinsi Sanliurfa di Turki, Halfeti menjadi salah satu tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Tidak seperti destinasi wisata lain yang identik dengan bebatuan dan potongan-potongan sejarah peradaban manusia, Halfeti menawarkan pengalaman sempurna menikmati panasnya musim panas di tenggara Turki.

Baca juga: Bunga Tulip Aslinya Dari Turki, Bukan Belanda

Yang unik dari Halfeti adalah kota ini pernah tenggelam atau tenggelam karena proyek bendungan. Sisa-sisa kota tua masih bisa dilihat di bawah air yang jernih.

Sebagian besar Halfeti tenggelam di bawah air karena Bendungan Birecik, yang membanjiri daerah itu pada 1990-an sehingga sebuah kota baru kemudian dibangun sekitar 15 kilometer jauhnya.

Dengan demikian, pemukiman itu dibagi menjadi Halfeti Baru dan Lama.

Sisa-sisa Old Halfeti, terendam di sungai, telah menarik pengunjung yang mengagumi pemandangan yang sebanding dengan museum bawah laut.

Baca juga: Jelajahi Kota Kuno Mardin yang Eksotis di Turki Tenggara

WhatsApp Image 2021 10 11 at 09.57.21 1 - SatuPos.com
Pengunjung terlihat mengarungi bendungan di Halfeti, Sanliurfa, Turki dengan perahu. (Satupos/Arnidhya Nur Zhafira)

Mengintip dari sejarahnya, Anda perlu kembali ke tahun 855 SM, ketika Raja Asyur Shalmaneser II pertama kali mendirikan pemukiman. Selama era Romawi, sebuah pemukiman dengan nama Akamai berkembang pesat, kemudian berubah menjadi Koyla.

Setelah periode Romawi, kota ini menyaksikan banyak peradaban termasuk Sassaniyah, Arab, Umayyah dan Abbasiyah yang memerintah wilayah itu dari abad ke-6 hingga ke-8 Masehi.

Pada abad ke-11, Seljuk mengambil alih Halfeti dan pada abad ke-16 menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman.

Pada tahun 2013, kota itu diberikan keanggotaan gerakan Cittaslow atau “kota lambat”. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kenikmatan hidup dengan memperlambat langkah dan berfokus pada kualitas daripada kuantitas.

Gerakan ini mendukung kota-kota kecil (dengan populasi di bawah 50 ribu) dan mendukung pemerintah daerah dalam pengembangan dan perlindungan tradisi, masakan, dan alam.

Halfeti dapat dicapai dengan menyewa salah satu perahu kecil di sepanjang pantai (sekitar 100 lira untuk satu perahu – sekitar 30 lira per orang jika Anda pergi dengan rombongan).

Baca juga: Jelajahi Salju Uludag Saat Mencoba Kamera Prograde Galaxy S10

WhatsApp Image 2021 10 11 at 09.57.21 - SatuPos.com
Pemandangan yang bisa dilihat saat melintasi bendungan di Halfeti, Sanliurfa, Turki dengan perahu. (Satupos/Arnidhya Nur Zhafira)

Selama perjalanan dengan perahu, Anda dapat menyaksikan pemandangan yang benar-benar menakjubkan dari rumah batu setengah terendam, pohon, menara, dan monumen bersejarah seperti kastil dan istana tua.

Menara setengah cekung Savasan Koy adalah salah satu yang paling ikonik di Halfeti.

Anda juga dapat menikmati pemandangan unik dari jembatan gantung setinggi 135 meter di atas Bendungan Halfeti.

Banyak pengunjung datang ke kota setelah melihat pemandangan penting lainnya di daerah tersebut seperti Rumkale, sebuah benteng kuno yang dibangun oleh Asyur dan kemudian digunakan oleh panglima perang Bizantium dan Armenia selama Abad Pertengahan.

Selain nilai sejarah dan arsitekturnya, kota ini juga terkenal dengan bunga mawar hitamnya. Mawar yang sangat langka ini muncul dalam jumlah kecil di musim panas dan hanya di Halfeti karena kondisi tanah yang unik di daerah tersebut dan tingkat pH air tanah yang berasal dari Sungai Efrat.

Mawar pertama kali muncul merah tua di musim semi, tetapi berubah menjadi hitam ketika musim panas tiba dan sekarang hampir punah karena tenggelamnya Halfeti tua.

Selain menikmati pemandangan air, Anda juga dapat menghabiskan waktu bersantap di sejumlah restoran kecil tempat Anda dapat mencicipi masakan lokal, terutama kebab Halfeti dengan teh atau kopi khas Turki.

Baca juga: Menjelajahi Peninggalan Sejarah dan Peradaban Tersembunyi di Sanliurfa, Turki

Baca juga: Partisipasi Masyarakat Dorong Pariwisata di Sanliurfa, Turki

Baca juga: Turki Perkenalkan Karahantepe Sebagai Proyek Peninggalan Neolitikum

Wartawan: Arnidhya Nur Zhafira
Redaktur: Ida Nurcahyani
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Halfeti, kota yang telah tenggelam dan kembali ke permukaan

dari SatuPos.com



source https://www.satupos.com/wisata/halfeti-kota-yang-telah-tenggelam-dan-kembali-ke-permukaan/

0 komentar:

Posting Komentar

Dilarang Spam Ya

 

Statistic

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Google Find us on Google+

Pengikut

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India