Senin, 28 November 2011

5 Striker Terbaik Sepanjang Sejarah di Piala dunia

5 Striker Terbaik Sepanjang Sejarah di Piala dunia - Kali ini saya coba angkat topik mengenai striker - striker atau penyerang terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia versi MasHasby, dari sekian banyak penyerang hebat yang bertebaran saya coba tampilkan 5 yang terbaik karena mereka adalah pencetak gol terbanyak di Piala Dunia tersebut. Langsung aja kita lihat daftarnya...

1. Just Fontaine (Prancis 1958)


1. Just Fontaine (lahir di Marrakech, Maroko, 18 Agustus 1933; umur 78 tahun) adalah mantan pemain sepak bola Perancis. Ia memegang rekor pencetak gol terbanyak dalam satu turnamen Piala Dunia FIFA dengan 13 gol, yang ia cetak pada Piala Dunia FIFA 1958.
Fontaine memulai karier profesional di USM Casablanca di Maroko, di mana ia bermain dari 1950 hingga 1953. Ia direkrut Nice pada tahun 1953. Di sana, Fontaine mencetak 44 gol dalam tiga musim bersama Nice. Fontaine lalu pindah ke Stade de Reims untuk menggantikan Raymond Kopa, di mana ia mencetak 121 gol dalam enam musim. Jika dijumlah, Fontaine mencetak 165 gol dalam 200 pertandingan di Ligue 1 (Liga Perancis), dan dua kali menjuarainya (1958 dan 1960).
Di tim nasional Perancis, statistik Fontaine lebih hebat lagi. Pada debutnya pada 17 Desember 1953, Fontaine mencetak hattrick saat Perancis mengalahkan Luxemburg 8-0. Dalam tujuh tahun, ia mencetak 30 gol dalam 21 kali penampilan. Penampilannya yang paling mengesankan adalah pada Piala Dunia 1958, saat ia melesakkan 13 gol yang masih menjadi rekor hingga saat ini, termasuk mencetak 4 gol saat melawan Jerman Barat yang merupakan juara bertahan.

2. Eusebio (Portugal 1966)


Eusébio da Silva Ferreira, dikenal sebagai Eusébio, (lahir di Lourenço Marques, Mozambik (Afrika Timur Portugis), 25 Januari 1942; umur 69 tahun) adalah mantan pemain sepak bola berkebangsaan Portugal yang menjadi top skor pada Piala Dunia 1966 yang berlangsung di Inggris. Pada Piala Dunia tersebut Eusébio mencetak 9 gol, walaupun pada akhirnya tuan rumah Inggris menjadi juara dengan mengalahkan Jerman Barat dengan Skor 4 - 2. Eusébio bermain di klub SL Benfica selama 15 tahun.

3. Gerd Muller ( Jerman 1970)


Kariernya dimulai tahun 1960 di TSV 1961 Nördlingen.a dipanggil ke tim nasional pada 1966. Momen-momen penting selama kariernya di tim nasional termasuk mencetak gol kemenangan pada final Piala Dunia 1974 saat Jerman Timur melawan Belanda (ini juga adalah pertandingan terakhirnya) dan menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Eropa 1972. Empat golnya pada Piala Dunia 1974 dan 10 golnya pada 1970 menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia hingga rekor tersebut dipecahkan pada Piala Dunia 2006 oleh Ronaldo.

4. Mario Kempes (Argentina 1978)

Kempes yang mengenakan kostum bernomor punggung 10 di piala dunia 10978 mencetak gol pertama dan keduanya ketika melawan Polandia di menit 16 dan 72. Setelah imbang tanpa gol dengan Brasil, pemain kelahiran kota Bell Ville itu menjadi motor kemenangan telak tim Albiceleste 6-0 atas Polandia. Dua gol pemain spesialis tendangan bebas ini memastikan langkah tuan rumah di final.
Di final tanggal 25 Juni 1978 mereka menang 3-1 atas runner-up Piala Dunia 1974, Belanda. Kempes menjebol gawang Jan Jongbloed sebanyak dua kali.
Gol keduanya di menit 104 cukup khas karena melewati tiga bek sebelum mengalahkan kiper lawan. Kempes turut andil dalam gol ketiga Argentina yang dicetak rekan setimnya Daniel Bertoni.
Enam gol Kempes menjadikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Ia juga meraih gelar Pemain Terbaik Piala Dunia dan Pemain Terbaik Amerika Selatan pada tahun 1978.

5. Ronaldo (Brasil 2002)

Seperti kebanyakan pemain sepak bola Brasil, Ronaldo lahir dalam kemiskinan. Ia besar di Bento Ribeiro dan bermain sepak bola di jalanan kumuh di sekitar rumahnya. Ia bahkan tidak mampu membeli sepatu sepak bola agar bisa berlatih di klub pujaannya Flamengo. Namun bakatnya segera tercium oleh legenda Brasil, Jairzinho yang membawanya untuk bergabung dengan Cruzeiro.Debut internasional pertamanya bersama Seleção adalah melawan Argentina di Recife yang membuat dia dipanggil untuk piala dunia 1994 walaupun tidak dimainkan sama sekali.Baru di piala dunia 1998 Ronaldobisa memperlihatkan bakatnya walaupun di final dikalahkan Prancis dengan skor 3 - 0. Setelah sembuh dari cedera selama hampir 2 tahun, Seleção kembali memanggil Ronaldo, menyusul penampilannya yang makin membaik bersama Inter Milan. Pelatih Brasil, Mario Zagalo menjadikan Ronaldo bagian dari trio penyerang Seleção bersama dengan Rivaldo dan Ronaldinho. Penampilan impresif trio yang dijuluki 3 R berhasil membawa Brasil sekali lagi tampil di final dalam 3 Piala Dunia terakhir. Kali ini melawan Jerman yang mengandalkan kiper Oliver Kahn. Seleção kali ini meraih hasil maksimal dengan mengalahkan Jerman 2-0, kedua gol diborong oleh Il Fenômeno yang juga memastikan dirinya meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak dengan 8 gol. Ia juga menyamai rekor legenda Brasil, Pelé yang telah mencetak 12 gol selama tampil dalam ajang Piala Dunia.


Kita tunggu penyerang-penyerang hebat generasi selanjutnya.....

Semoga Bermanfaat....
Reaksi:

2 komentar:

iman mengatakan...

mantap infonya terimakasih....gaul men

agus mengatakan...

messi mana messi?

Posting Komentar

Dilarang Spam Ya

 

Statistic

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Google Find us on Google+

Pengikut

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India