
Kami juga masih melakukan survei terkait persiapan sekolah untuk PTM
Jakarta (Satupos) – Koordinator Fungsi Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Luar Biasa, Kemendikbudristek, Rika Rismayati mengatakan, sekitar 38,6 persen atau 82.624 sekolah untuk semua jenjang pendidikan di Indonesia per 19 Oktober 2021 siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. .
“Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, saat ini pembelajaran tatap muka dapat dilakukan secara terbatas. Kemendikbud juga sudah menyiapkan pedoman tentang bagaimana sekolah melaksanakan PTM,” kata Rika saat webinar SoKlin Antisep Family Room bertajuk “Kembali ke Sekolah, Sudah Siap Bu?”, Selasa.
Ia mengatakan, beberapa pemangku kepentingan memegang tanggung jawab terkait PTM, mulai dari kepala dinas pendidikan, kepala satuan pendidikan atau sekolah, hingga Satgas Covid-19. Semua tanggung jawab masing-masing pihak, kata Rika, sudah dijelaskan dalam pedoman yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca juga: Kesiapan Implementasi PTM Perlu Dukungan Semua Pihak
Rika mengatakan tim Gugus Tugas COVID-19 di satuan pendidikan harus memiliki tiga komponen yang terdiri dari tim pembelajaran, psikososial, dan penataan ruang; tim kesehatan, kebersihan, dan keamanan; dan tim pelatihan dan hubungan masyarakat. Mereka akan memantau semua kegiatan dan kebutuhan protokol kesehatan di sekolah.
Selain Gugus Tugas COVID-19, Rika juga menekankan pentingnya fungsi dan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang ada untuk dimaksimalkan guna mencegah penyebaran COVID-19. UKS sendiri sudah memiliki tiga pilar utama yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan lingkungan yang sehat.
“Semua komponen UKS perlu dioptimalkan perannya. Mereka harus melihat lebih jauh dan memaksimalkan sumber daya yang ada, agar tidak menambah sumber daya manusia lagi,” katanya.
Ditegaskannya, Satgas Covid-19 dan tim pelaksana UKS harus memperhatikan kesehatan di lingkungan pendidikan dan jika ada yang mengalami gangguan kesehatan harus mengikuti protokol kesehatan 3T (test, trace, dan action).
Baca juga: Titi Kamal Dibingungkan Anak Soal PTM
Menurut Rika, penerapan PTM terbatas perlu dipersiapkan dengan baik dan simulasi atau uji coba dilakukan untuk mengidentifikasi titik tengah dan memperbaiki kelemahan.
“Disiplin dan konsistensi dalam melaksanakan protokol kesehatan juga menjadi kunci sukses PTM terbatas yang aman dan terjamin,” imbuhnya.
Ia mengatakan, Kemendikbud terus melakukan pendataan sekaligus membantu sekolah dalam mempersiapkan sarana dan prasarana sanitasi, akses fasilitas kesehatan, kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan, serta pendataan kesehatan dan riwayat perjalanan.
“Kami juga masih melakukan survei terkait persiapan sekolah menghadapi PTM. Masih belum semua sekolah mengisi survei, hanya 49,01 persen sekolah per hari,” ujarnya.
Baca juga: Presiden Ingatkan Mahasiswa Jangan Kerumunan Saat PTM Terbatas
Baca Juga: Anak Mulai PTM, Adelia Pasha Rajin Ingatkan Prokes
Reporter: Rizka Khaerunnisa
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © Satupos 2021
Terimakasih sudah membaca artikel Kemendikbudristek sebut 38,6 persen sekolah di Indonesia siap PTM
dari SatuPos.com
source https://www.satupos.com/lifestyle/kemendikbudristek-sebut-386-persen-sekolah-di-indonesia-siap-ptm/


Rabu, Oktober 20, 2021
Mas Hasby
0 komentar:
Posting Komentar
Dilarang Spam Ya